Pustaka reaksi

76 reaksi setara: 70 reaksi kimia dan 6 reaksi inti, dikelompokkan menurut jenis (sintesis, penguraian, pembakaran, pertukaran, asam–basa, redoks, pengendapan, dan lainnya) dengan persamaan, kondisi, perubahan yang terjadi, dan pengamatan.

Sintesis (kombinasi)

Dua zat atau lebih bergabung menjadi satu produk: A + B → AB.

Penguraian (dekomposisi)

Satu zat terurai menjadi dua zat atau lebih, biasanya dengan panas, listrik, atau cahaya: AB → A + B.

Pembakaran

Oksidasi cepat oleh oksigen yang melepaskan panas dan sering cahaya.

Asam–basa (penetralan)

Perpindahan proton (H⁺) dari asam ke basa; asam + basa → garam + air.

Redoks

Perpindahan elektron: satu zat teroksidasi (bilangan oksidasi naik), yang lain tereduksi.

Pengendapan

Dua larutan bercampur dan membentuk padatan yang sukar larut (endapan).

Pergantian tunggal

Unsur yang lebih reaktif menggantikan unsur lain dari senyawanya: A + BC → AC + B.

Pergantian ganda (metatesis)

Kation dan anion dua senyawa bertukar pasangan: AB + CD → AD + CB.

Substitusi

Satu atom atau gugus pada molekul organik diganti atom atau gugus lain.

Adisi

Ikatan rangkap terbuka dan dua atom atau gugus menempel, tanpa ada yang dilepas.

Eliminasi

Molekul kecil (air, HX) dilepas dari atom-atom yang bersebelahan sehingga terbentuk ikatan rangkap.

Hidrolisis

Air memutus ikatan, misalnya ester, gula majemuk, atau ion garam yang bereaksi dengan air.

Esterifikasi

Asam karboksilat dan alkohol bergabung menjadi ester dan air, dengan katalis asam.

Polimerisasi

Banyak monomer bergabung menjadi rantai panjang (adisi) atau sambil melepas molekul kecil (kondensasi).

Pembentukan kompleks

Ligan menyumbangkan pasangan elektron bebas kepada ion logam (ikatan koordinasi).

Elektrolisis

Arus listrik memaksa reaksi redoks yang tidak berlangsung spontan.

Reaksi biokimia

Reaksi di makhluk hidup, biasanya dikatalisis enzim.

Reaksi inti

Inti atom berubah; nomor massa dan nomor atom kekal, tetapi unsurnya dapat berganti.