Anion poliatomik · SMP
OH⁻
Ion hidroksida (OH⁻)
Anion poliatom sederhana (O–H) yang membuat larutan bersifat basa. H⁺ + OH⁻ → H₂O adalah inti setiap reaksi penetralan.
Ditemukan di
Soda api, kapur sirih, obat maag, pembersih saluran.
Uji identifikasi
Lakmus merah menjadi biru; fenolftalein menjadi merah muda.
Data ion
- Rumus
- OH⁻
- Muatan
- -1
- Massa molar
- 17,007 g/mol
- Nama IUPAC
- hydroxide
- Nama Inggris
- Hydroxide ion (OH⁻)
- PubChem CID
- 961
- Nomor CAS
- 14280-30-9
- Unsur penyusun
- Oksigen (O), Hidrogen (H)
- Asam induk
- Air
Senyawa yang mengandung ion ini
- Natrium hidroksida (soda api) — Basa kuat yang sangat korosif dan dapat merusak kulit. Melarut dalam air sambil melepaskan panas.
- Kalium hidroksida — Basa kuat yang mirip NaOH tetapi garam kaliumnya lebih mudah larut.
- Kalsium hidroksida (kapur sirih) — Basa kuat yang sukar larut. Dikenal sebagai kapur sirih atau kapur padam.
- Magnesium hidroksida — Basa lemah yang sukar larut, aman diminum dalam dosis antasida.
- Aluminium hidroksida (gibsit) — Hidroksida amfoter: bereaksi dengan asam maupun basa kuat. Mineral utamanya ada dalam bijih bauksit.
- Litium hidroksida — Basa kuat logam alkali paling ringan, sangat baik menyerap CO₂.
- Malakit — Mineral tembaga karbonat hidroksida berwarna hijau dengan pita-pita melingkar.
- Hidroksiapatit — Kalsium fosfat mineral penyusun utama tulang dan email gigi.