Kimia di sekitarku

Kebun, sawah & pertanian

Pupuk, fotosintesis, pestisida, dan molekul yang dibuat tumbuhan.

Molekul di sini

  • Gas nitrogen (N2) — Penyusun terbesar udara (sekitar 78%). Dua atom N terikat oleh ikatan rangkap tiga yang sangat kuat sehingga gas ini sulit bereaksi.
  • Belerang (S8) — Padatan kuning yang molekulnya berupa cincin delapan atom (S₈) berbentuk mahkota. Banyak ditemukan di kawah gunung api.
  • Amonia (H3N) — Gas berbau sangat menyengat (NH₃) berbentuk piramida segitiga. Larutannya dalam air bersifat basa lemah.
  • Fosfina (H3P) — Gas beracun berbentuk piramida segitiga seperti amonia, tetapi dengan sudut ikatan hanya sekitar 93,5°.
  • Karbon dioksida (CO2) — Gas yang kita embuskan saat bernapas dan diserap tumbuhan untuk fotosintesis. Molekulnya lurus: O=C=O.
  • Dinitrogen oksida (N2O) — Gas "gelak" yang dipakai sebagai anestesi ringan. Juga gas rumah kaca kuat dan perusak ozon yang banyak berasal dari pupuk nitrogen.
  • Asam nitrat (HNO3) — Asam kuat sekaligus oksidator kuat. Dapat melarutkan tembaga dan perak.
  • Asam fosfat (H3O4P) — Asam triprotik lemah hingga sedang yang tidak mudah menguap.
  • Hidrogen sianida (CHN) — Molekul linear H–C≡N yang sangat beracun karena menghentikan pernapasan sel. Larutannya asam lemah.
  • Kalium klorida (ClK) — Garam ionik yang mirip garam dapur. Kalium penting untuk kerja saraf dan otot.
  • Magnesium sulfat (garam Inggris) (MgO4S) — Garam larut air yang dikenal sebagai garam Inggris atau garam Epsom.
  • Tembaga(II) sulfat (terusi) (CuO4S) — Kristal pentahidratnya berwarna biru cerah; bila dipanaskan, air kristalnya lepas dan menjadi serbuk putih.
  • Kalium nitrat (sendawa) (KNO3) — Garam pengoksidasi yang menyediakan oksigen untuk pembakaran cepat.
  • Amonium nitrat (H4N2O3) — Garam berkadar nitrogen tinggi. Pelarutannya dalam air menyerap panas (endoterm).
  • Amonium sulfat (pupuk ZA) (H8N2O4S) — Garam penyedia nitrogen dan belerang bagi tanaman.
  • Besi(II) sulfat (FeO4S) — Garam besi yang mudah diserap tubuh dan berwarna hijau pucat saat terhidrasi.
  • Metana (CH4) — Hidrokarbon paling sederhana: satu atom karbon di pusat tetrahedron dengan empat atom hidrogen (sudut 109,5°).
  • Etilena (etena) (C2H4) — Alkena paling sederhana (CH₂=CH₂) yang datar dengan sudut 120°. Juga hormon tumbuhan pemasak buah.
  • Isoprena (C5H8) — Diena lima karbon, satuan pembangun karet alam dan terpenoid.
  • Asetilena (etuna) (C2H2) — Alkuna paling sederhana (H–C≡C–H) yang lurus 180°.
  • Asam format (CH2O2) — Asam karboksilat paling sederhana (HCOOH).
  • Metil oleat (biodiesel) (C19H36O2) — Ester metil asam lemak, komponen utama biodiesel dari minyak nabati.
  • Urea (CH4N2O) — Senyawa CO(NH₂)₂ berkadar nitrogen 46%, dibuang tubuh melalui urin.
  • Nikotina (C10H14N2) — Alkaloid tembakau yang sangat adiktif dan beracun.
  • Kina (kuinina) (C20H24N2O2) — Alkaloid pahit dari kulit pohon kina, obat malaria pertama yang efektif.
  • Geosmin (bau tanah hujan) (C12H22O) — Alkohol bisiklik yang dibuat bakteri tanah; memberi bau khas tanah setelah hujan.
  • DDT (C14H9Cl5) — Insektisida organoklorin yang sangat awet di lingkungan dan menumpuk dalam rantai makanan.
  • Glifosat (C3H8NO5P) — Herbisida turunan asam amino glisina yang menghambat enzim EPSP sintase tumbuhan.
  • Glukosa (C6H12O6) — Gula sederhana (monosakarida) yang menjadi bahan bakar utama sel, dibuat tumbuhan lewat fotosintesis.
  • Selulosa (C12H22O11) — Polimer glukosa berikatan β yang lurus dan kuat; penyusun dinding sel tumbuhan dan serat.
  • Asam palmitat (C16H32O2) — Asam lemak jenuh 16 karbon, penyusun utama minyak sawit.
  • Klorofil a (C55H72MgN4O5) — Pigmen hijau fotosintesis: cincin porfirin dengan ion Mg²⁺ di tengah dan ekor fitol panjang.
  • β-Karoten (C40H56) — Pigmen jingga dengan 11 ikatan rangkap terkonjugasi; tubuh mengubahnya menjadi vitamin A.
  • Indigo (nila) (C16H10N2O2) — Pewarna biru tua dari tanaman tarum/nila (Indigofera).
  • Artemisinin (C15H22O5) — Obat antimalaria dari tanaman Artemisia annua dengan jembatan peroksida (O–O) yang unik.
  • Karet alam (cis-poliisoprena) (C5H8) — Polimer isoprena dari getah (lateks) pohon karet Hevea brasiliensis.

Tempat lain

Dapur & makanan Kamar mandi & kebersihan Tubuh manusia Apotek & kesehatan Udara & iklim Bumi, tambang & batuan Kendaraan & energi Gawai & teknologi Laboratorium sekolah