Kimia di sekitarku
Kamar mandi & kebersihan
Sabun, pasta gigi, pemutih, dan pembersih bekerja dengan reaksi kimia. Kenali juga yang tidak boleh dicampur.
Molekul di sini
- Gas klorin (Cl2) — Gas kuning kehijauan berbau menyengat dan beracun. Sangat reaktif, sehingga di alam hampir selalu berupa ion klorida (Cl⁻).
- Air (H2O) — Satu atom oksigen yang mengikat dua atom hidrogen dengan sudut 104,5°. Molekulnya polar dan saling menarik lewat ikatan hidrogen, sehingga air mampu melarutkan banyak zat.
- Amonia (H3N) — Gas berbau sangat menyengat (NH₃) berbentuk piramida segitiga. Larutannya dalam air bersifat basa lemah.
- Asam klorida (HCl) (ClH) — Hidrogen klorida adalah gas; larutannya dalam air disebut asam klorida, asam kuat yang terionisasi sempurna menjadi H⁺ dan Cl⁻.
- Hidrogen peroksida (H2O2) — H₂O₂ memiliki ikatan O–O yang lemah sehingga mudah terurai menjadi air dan oksigen. Bersifat oksidator.
- Seng oksida (OZn) — Serbuk putih yang menyerap sinar UV dan bersifat antiseptik ringan. Juga semikonduktor bercelah pita lebar.
- Titanium dioksida (O2Ti) — Pigmen putih paling cemerlang di dunia. Mineralnya disebut rutil dan anatase. Di bawah sinar UV ia menjadi fotokatalis.
- Asam hipoklorit (ClHO) — Asam lemah pembunuh kuman yang terbentuk saat klorin atau kaporit larut dalam air.
- Natrium hidroksida (soda api) (HNaO) — Basa kuat yang sangat korosif dan dapat merusak kulit. Melarut dalam air sambil melepaskan panas.
- Kalium hidroksida (HKO) — Basa kuat yang mirip NaOH tetapi garam kaliumnya lebih mudah larut.
- Natrium karbonat (soda abu) (CNa2O3) — Garam yang larutannya cukup basa. Dikenal sebagai soda abu atau soda cuci.
- Natrium hipoklorit (pemutih) (ClNaO) — Garam pengoksidasi, zat aktif cairan pemutih pakaian dan disinfektan.
- Kalsium hipoklorit (kaporit) (CaCl2O2) — Padatan putih pelepas klor aktif saat dilarutkan dalam air.
- Natrium fluorida (FNa) — Sumber ion fluorida yang memperkuat lapisan email gigi.
- Kalsium klorida (CaCl2) — Garam yang sangat higroskopis: menarik uap air dari udara hingga larut sendiri.
- Tawas (kalium aluminium sulfat) (AlKO8S2) — Garam rangkap K⁺ dan Al³⁺ yang membentuk kristal oktahedron bening.
- Naftalena (kapur barus) (C10H8) — Dua cincin benzena yang menyatu. Padatan putih yang menyublim dan berbau tajam.
- Gliserol (gliserin) (C3H8O3) — Alkohol dengan tiga gugus –OH: kental, manis, dan menarik air. Tulang punggung semua lemak dan minyak.
- Timol (C10H14O) — Fenol dari minyak thyme dan kemangi yang berbau segar dan antibakteri.
- Sitral (serai) (C10H16O) — Aldehida terpenoid beraroma lemon, komponen utama minyak serai.
- Aseton (propanon) (C3H6O) — Keton paling sederhana, pelarut yang cepat menguap dan larut dalam air.
- Kamfor (C10H16O) — Keton bisiklik berbau kuat dari pohon kamfer.
- Asam salisilat (C7H6O3) — Asam aromatik dengan gugus –OH dan –COOH, asal-usul obat aspirin.
- Etil asetat (C4H8O2) — Ester beraroma manis buah yang cepat menguap.
- Urea (CH4N2O) — Senyawa CO(NH₂)₂ berkadar nitrogen 46%, dibuang tubuh melalui urin.
- Limonena (kulit jeruk) (C10H16) — Terpena siklik beraroma jeruk, komponen utama minyak kulit jeruk.
- DEET (penolak nyamuk) (C12H17NO) — N,N-dietil-meta-toluamida, amida aromatik penolak serangga.
- L-Sisteina (C3H7NO2S) — Asam amino bergugus tiol (–SH) yang dapat membentuk jembatan disulfida.
- Asam stearat (C18H36O2) — Asam lemak jenuh 18 karbon berbentuk padat seperti lilin.
- Vitamin E (α-tokoferol) (C29H50O2) — Antioksidan larut lemak yang melindungi membran sel dari oksidasi.
- Polivinil klorida (PVC) (C2H3Cl) — Polimer adisi vinil klorida yang kaku, awet, dan tahan air.
- Nilon-6,6 (C6H10O4) — Poliamida kondensasi dari heksametilenadiamina dan asam adipat.
- Silikon (PDMS) (C6H18OSi2) — Polimer berantai Si–O (bukan C–C) yang lentur, tahan panas, dan anti air.
Tempat lain
Dapur & makanan Tubuh manusia Apotek & kesehatan Kebun, sawah & pertanian Udara & iklim Bumi, tambang & batuan Kendaraan & energi Gawai & teknologi Laboratorium sekolah