Molekul · SMA · Heterosiklik & alkaloid
C20H24N2O2
Kina (kuinina)
Alkaloid pahit dari kulit pohon kina, obat malaria pertama yang efektif.
Kegunaan
Obat malaria berat dan perisa pahit air tonik.
Tahukah kamu?
Kebun kina di Jawa Barat pernah memasok sekitar 90% kina dunia sebelum Perang Dunia II.
Ensiklopedia
Kuinina, kinina atau kina adalah alkaloid kristal putih alami yang memiliki rasa pahit dan mempunyai sifat antipiretik (penawar panas), antimalaria, analgesik (penawar sakit), serta antiinflamasi. Senyawa stereoisomer dari kuinidina ini merupakan pengobatan efektif pertama untuk malaria yang disebabkan oleh Plasmodium falciparum dan mulai digunakan pada sekitar abad ke-17. Pengobatan malaria dengan kuinina tetap menjadi pilihan hingga 1940-an sampai digantikan oleh obat-obatan lain. Perolehan kuinina dari kulit pohon kina pertama kali ditemukan oleh suku Indian Quechua di Peru dan dibawa ke Eropa pertama kali oleh Yesuit.
Data senyawa
- Rumus molekul
- C20H24N2O2
- Massa molar
- 324,4 g/mol
- Nama IUPAC
- (R)-[(2S,4S,5R)-5-ethenyl-1-azabicyclo[2.2.2]octan-2-yl]-(6-methoxyquinolin-4-yl)methanol
- Nama Inggris
- Quinine
- Nomor CAS
- 130-95-0
- PubChem CID
- 3034034
- InChIKey
- LOUPRKONTZGTKE-WZBLMQSHSA-N
- SMILES
- COC1=CC2=C(C=CN=C2C=C1)[C@H]([C@@H]3C[C@@H]4CCN3C[C@@H]4C=C)O
- Muatan
- 0
- Jenjang
- SMA
- Unsur penyusun
- Karbon (C), Hidrogen (H), Nitrogen (N), Oksigen (O)
Pemakaian (PubChem)
- Medicine (antimalarial) as the alkaloid or as numerous salts and derivatives; flavoring in carbonated beverages
- Use (kg; approx.) in Germany (2009): >5000
- Consumption (g per capita; approx.) in Germany (2009): 0.0611
- Consumption (g per capita) in the USA (2002): 0.201
- For the treatment of malaria and leg cramps. Used as an antipyretic (fever-reducing), antimalarial, analgesic (painkilling), and anti-inflammatory. It is also used as a flavor component of tonic water and bitter lemon.