Molekul · SMA · Ester

C19H36O2

Metil oleat (biodiesel)

Ester metil asam lemak, komponen utama biodiesel dari minyak nabati.

Kegunaan

Biodiesel campuran solar (program B35–B40 Indonesia dari minyak sawit).

Tahukah kamu?

Biodiesel dibuat dengan transesterifikasi: trigliserida + metanol → metil ester + gliserol.

Ensiklopedia

Biodiesel merupakan bahan bakar yang terdiri dari campuran mono--alkyl ester dari rantai panjang asam lemak, yang dipakai sebagai alternatif bagi bahan bakar dari mesin diesel dan terbuat dari sumber terbarui seperti minyak hewan, minyak kedelai, minyak kanola, minyak kelapa sawit, jarak, kemiri, palem ekor rubah, tanaman lignoselulosa, limbah pertanian, dan alga.

Sebuah proses dari transesterifikasi lipid digunakan untuk mengubah minyak dasar menjadi ester yang diinginkan dan membuang asam lemak bebas. Setelah melewati proses ini, tidak seperti minyak sayur langsung, biodiesel memiliki sifat pembakaran yang mirip dengan diesel (solar) dari minyak bumi, dan dapat menggantikannya dalam banyak kasus. Namun, dia lebih sering digunakan sebagai penambah untuk diesel petroleum, meningkatkan bahan bakar diesel petrol murni ultra rendah belerang yang rendah pelumas.

Biodiesel merupakan kandidat yang paling baik untuk menggantikan bahan bakar fosil sebagai sumber energi transportasi utama dunia, karena biodiesel merupakan bahan bakar terbarui yang dapat menggantikan diesel petrol di mesin sekarang ini dan dapat diangkut dan dijual dengan menggunakan infrastruktur zaman sekarang.

Penggunaan dan produksi biodiesel meningkat dengan cepat, terutama di Eropa, Amerika Serikat, dan Asia, meskipun dalam pasar masih sebagian kecil saja dari penjualan bahan bakar. Pertumbuhan SPBU membuat semakin banyaknya penyediaan biodiesel kepada konsumen dan juga pertumbuhan kendaraan yang menggunakan biodiesel sebagai bahan bakar.

Di Indonesia, penggunaan biodiesel sebagai bahan bakar kendaraan dan mesin merupakan salah satu upaya pemerintah Indonesia dalam mengurangi penggunaan bahan bakar fosil dalm hal bauran energi baru terbarukan, di mana pemerintah merencanakan penggunaan bauran energi tersebut sebesar 23% pada tahun 2025 dan 31% pada tahun 2050. Dalam Peraturan Menteri ESDM No. 12 Tahun 2015, biodiesel wajib digunakan dengan campuran minimal 20% untuk transportasi dan usaha, serta 25% untuk sektor pembangkit listrik.

Data senyawa

Rumus molekul
C19H36O2
Massa molar
296,5 g/mol
Nama IUPAC
methyl (Z)-octadec-9-enoate
Nama Inggris
Methyl oleate (biodiesel)
Nomor CAS
112-62-9
PubChem CID
5364509
InChIKey
QYDYPVFESGNLHU-KHPPLWFESA-N
SMILES
CCCCCCCC/C=C\CCCCCCCC(=O)OC
Muatan
0
Jenjang
SMA
Golongan
Ester, Material energi & baterai
Unsur penyusun
Karbon (C), Hidrogen (H), Oksigen (O)

Pemakaian (PubChem)

  • Used to make detergents, emulsifiers, wetting agents, stabilizers, textile treatments, plasticizers for duplicating inks, rubbers, waxes, oleonitrile, drying oils, cephalosporin S, alkanolamides, and fatty alcohols and acids; Used as emulsifier and emollient for cosmetics, lubricant for leather, plasticizer for natural and synthetic rubbers, and chromatographic reference standard; [HSDB]
  • Leather Tanning and Processing [Category: Industry]
  • Intermediate for detergents, emulsifiers, wetting agents, stabilizers, textiles treatment, plasticizers for duplicating inks, rubbers, waxes, chromatographic reference standard
  • CHEM INT-EG, FOR ALKANOLAMIDES, FATTY ALCOHOLS & ACIDS

Ditemukan di

Kendaraan & energi Kebun, sawah & pertanian

Pelajari lebih lanjut

Kimia lingkungan dan kimia hijau