Kimia di sekitarku

Gawai & teknologi

Silikon cip, layar, LED, dan baterai di dalam ponselmu.

Molekul di sini

  • Neon (Ne) — Gas mulia yang memancarkan cahaya merah-jingga terang saat dialiri listrik tegangan tinggi.
  • Xenon (Xe) — Gas mulia berat yang langka. Berbeda dari gas mulia ringan, xenon dapat membentuk senyawa dengan fluorin dan oksigen.
  • Grafit (C) — Karbon yang tersusun dalam lembaran-lembaran heksagonal. Antarlembaran hanya ditahan gaya lemah sehingga mudah bergeser, dan elektron dapat bergerak di sepanjang lembaran.
  • Grafena (C) — Selembar karbon setebal satu atom dengan pola sarang lebah. Sangat kuat, lentur, transparan, dan menghantarkan listrik dengan sangat baik.
  • Fulerena C₆₀ (C60) — Molekul 60 atom karbon berbentuk bola sepak: 12 segi lima dan 20 segi enam. Termasuk molekul berongga pertama yang dikenal.
  • Tabung nano karbon (C) — Lembaran grafena yang tergulung menjadi tabung berdiameter hanya beberapa nanometer. Bisa bersifat logam atau semikonduktor bergantung arah gulungannya.
  • Tembaga (Cu) — Logam berwarna kemerahan yang menghantarkan listrik dan panas dengan sangat baik. Atomnya tersusun dalam kisi kubus pusat muka.
  • Emas (Au) — Logam kuning yang sangat stabil, tidak berkarat dan tidak kusam. Sangat mudah ditempa dan ditarik menjadi kawat.
  • Perak (Ag) — Logam putih mengilap dengan daya hantar listrik tertinggi di antara semua logam.
  • Nikel (Ni) — Logam keperakan yang tahan karat dan bersifat magnetik. Indonesia memiliki cadangan nikel terbesar di dunia, terutama di Sulawesi dan Maluku Utara.
  • Silikon (Si) — Metaloid berkilau abu-abu dengan struktur kristal seperti intan. Silikon murni adalah semikonduktor paling penting di dunia.
  • Silana (H4Si) — SiH₄, "saudara" metana dengan atom pusat silikon. Berbentuk tetrahedral dan menyala sendiri di udara.
  • Silikon dioksida (kuarsa, pasir) (O2Si) — Jaringan raksasa tetrahedron SiO₄ yang saling berbagi atom oksigen. Ditemukan sebagai kuarsa, pasir pantai, dan bahan utama kaca.
  • Aluminium oksida (korundum) (Al2O3) — Oksida amfoter yang sangat keras (skala Mohs 9). Sebagai mineral disebut korundum; rubi dan safir adalah korundum dengan sedikit pengotor logam.
  • Timah(IV) oksida (kasiterit) (O2Sn) — Mineral kasiterit adalah bijih timah utama. Bangka Belitung menjadikan Indonesia salah satu produsen timah terbesar di dunia.
  • Perak klorida (AgCl) — Endapan putih yang sangat sukar larut dan menggelap di bawah cahaya.
  • Isopropil alkohol (propan-2-ol) (C3H8O) — Alkohol sekunder tiga karbon yang cepat menguap.
  • 5CB (kristal cair) (C18H19N) — 4-sianobifenil berekor pentil, molekul batang yang membentuk fase kristal cair pada suhu kamar.
  • Akrilik (PMMA) (C5H8O2) — Polimer metil metakrilat yang bening seperti kaca tetapi lebih ringan dan tidak mudah pecah.
  • Polikarbonat (PC) (C15H16O2) — Polimer kondensasi bisfenol A yang bening dan sangat tahan benturan.
  • PLA (asam polilaktat) (C3H6O3) — Poliester dari asam laktat hasil fermentasi pati jagung atau singkong; dapat dikomposkan secara industri.
  • Silikon karbida (CSi) — Jaringan kovalen Si–C yang hampir sekeras intan dan semikonduktor bercelah pita lebar.
  • Galium arsenida (AsGa) — Semikonduktor III–V dengan elektron yang bergerak lebih cepat daripada di silikon.
  • Galium nitrida (GaN) — Semikonduktor bercelah pita lebar yang memancarkan cahaya biru.
  • Litium kobalt oksida (CoLiO2) — Oksida berlapis tempat ion Li⁺ keluar-masuk di antara lapisan CoO₂ saat baterai diisi dan dipakai.

Tempat lain

Dapur & makanan Kamar mandi & kebersihan Tubuh manusia Apotek & kesehatan Kebun, sawah & pertanian Udara & iklim Bumi, tambang & batuan Kendaraan & energi Laboratorium sekolah