Molekul · SMA · Haloalkana
C14H9Cl5
DDT
Insektisida organoklorin yang sangat awet di lingkungan dan menumpuk dalam rantai makanan.
Kegunaan
Dahulu pembasmi nyamuk malaria dan hama pertanian; kini sangat dibatasi (Konvensi Stockholm).
Tahukah kamu?
Buku "Silent Spring" (1962) karya Rachel Carson tentang DDT memicu gerakan lingkungan modern.
Ensiklopedia
DDT (singkatan dari diklorodifeniltrikloroetana, Bahasa Inggris: dichlorodiphenyltrichloroethane) adalah senyawa kimia organoklorida berbentuk kristalin yang tidak berwarna, tidak memiliki rasa, dan hampir tidak berbau. Awalnya ia dikembangkan sebagai insektisida dan terkenal akan dampak lingkungannya. DDT pertama kali disintesis oleh ahli kimia Austria Othmar Zeidler di tahun 1874, dan kemampuan DDT sebagai insektisida ditemukan oleh ahli kimia Swiss Paul Hermann Müller di tahun 1939. DDT digunakan pada masa Perang Dunia II untuk membatasi penyebaran penyakit malaria dan Rickettsia yang disebarkan oleh serangga kepada tentara dan masyarakat umum. Müller dianugerahi Penghargaan Nobel Fisiologi atau Kedokteran tahun 1948 atas jasanya tersebut.
Data senyawa
- Rumus molekul
- C14H9Cl5
- Massa molar
- 354,5 g/mol
- Nama IUPAC
- 1-chloro-4-[2,2,2-trichloro-1-(4-chlorophenyl)ethyl]benzene
- Nama Inggris
- DDT
- Nomor CAS
- 50-29-3
- PubChem CID
- 3036
- InChIKey
- YVGGHNCTFXOJCH-UHFFFAOYSA-N
- SMILES
- C1=CC(=CC=C1C(C2=CC=C(C=C2)Cl)C(Cl)(Cl)Cl)Cl
- Muatan
- 0
- Jenjang
- SMA
- Golongan
- Haloalkana, Hidrokarbon aromatik
- Unsur penyusun
- Karbon (C), Hidrogen (H), Klorin (Cl)
Pemakaian (PubChem)
- Formerly used as an insecticide and pesticide; [HSDB]
- All agricultural uses cancelled in 1972 by EPA; [Sullivan, p. 660]
- Leather Tanning and Processing [Category: Industry]
- The active ingredient is no longer contained in any registered pesticide products ... "cancelled" /in the USA/.
- With the increase in indoor residual spraying in many internationally and nationally funded malaria control programs, and affirmation by World Health Organization (WHO) that DDT is appropriate for use in the absence of longer lasting insecticide formulations in some malaria endemic settings, DDT has been reintroduced as a major malaria control intervention in Africa.