Materi · SMP, SMA, Kuliah

Reaksi organik

Substitusi, adisi, eliminasi, oksidasi–reduksi, esterifikasi, hidrolisis, penyabunan, dan polimerisasi, sampai mekanisme SN1, SN2, E1, dan E2.

Poin kunci

  • Substitusi mengganti, adisi menambah pada ikatan rangkap, eliminasi melepas dan membentuk ikatan rangkap.
  • Alkohol primer → aldehida → asam karboksilat; alkohol sekunder → keton.
  • Esterifikasi dan hidrolisis ester adalah reaksi bolak-balik; penyabunan berjalan sempurna.
  • Polimerisasi adisi dari monomer C=C; kondensasi melepas molekul kecil.
  • SN2: satu tahap, inversi; SN1: melalui karbokation, rasemik.

Sederhana · Fase A–C · SD kelas 1–6 (IPAS)

Di dapur banyak terjadi reaksi zat organik:

  • Tapai dan roti: ragi mengubah gula menjadi alkohol dan gas karbon dioksida. Gasnya membuat adonan roti mengembang (fermentasi).
  • Sabun: sejak dulu sabun dibuat dengan memasak minyak atau lemak bersama larutan basa kuat (penyabunan).
  • Plastik: botol dan kantong plastik dibuat dengan menyambung ribuan molekul kecil menjadi rantai sangat panjang (polimerisasi).

Reaksi-reaksi ini menghasilkan zat baru dengan sifat yang berbeda dari zat awalnya: minyak yang licin menjadi sabun yang berbusa, gas kecil menjadi plastik yang kuat.

Standar · Fase D · SMP kelas 7–9 (IPA)

Senyawa organik mengalami reaksi khas menurut gugus fungsinya:

  • Pembakaran: hidrokarbon dan alkohol terbakar menjadi CO₂ dan air, melepaskan energi (elpiji).
  • Fermentasi: ragi mengubah glukosa menjadi etanol dan CO₂ tanpa oksigen (lihat reaksinya).
  • Esterifikasi: asam karboksilat + alkohol → ester beraroma buah + air (etil asetat).
  • Penyabunan: lemak + basa kuat → gliserol + sabun.
  • Polimerisasi: monomer kecil tersambung menjadi polimer, misalnya etena menjadi polietilena.

Ikatan rangkap pada alkena membuatnya lebih reaktif daripada alkana: alkena dapat menghilangkan warna air bromin (adisi bromin), sedangkan alkana tidak.

Lanjutan · Fase E–F · SMA kelas 10–12 (Kimia)

Jenis-jenis reaksi organik:

  1. Substitusi: satu atom/gugus diganti. Alkana + halogen dengan cahaya UV: CH₄ + Cl₂ → CH₃Cl + HCl. Haloalkana + OH⁻ → alkohol (SN2).
  2. Adisi: ikatan rangkap terbuka. Hidrogenasi (H₂, katalis Ni), halogenasi, hidrasi (H₂O, katalis asam), dan adisi HX. Pada alkena tidak simetris berlaku aturan Markovnikov: H masuk ke karbon yang sudah memiliki H lebih banyak.
  3. Eliminasi: molekul kecil dilepas sehingga terbentuk ikatan rangkap. Dehidrasi etanol dengan H₂SO₄ pekat sekitar 170 °C; dehidrohalogenasi dengan KOH dalam etanol.
  4. Oksidasi–reduksi: pada oksidasi alkohol, alkohol primer → aldehida → asam karboksilat; alkohol sekunder → keton; alkohol tersier sukar dioksidasi. Oksidatornya antara lain K₂Cr₂O₇ atau KMnO₄ dalam asam (contoh). Reduksi membalik arah ini (contoh).
  5. Esterifikasi dan hidrolisis: bolak-balik dengan katalis asam; hidrolisis dengan basa kuat (penyabunan) berlangsung sampai habis karena asamnya berubah menjadi garam.
  6. Polimerisasi: adisi (monomer ber-C=C: polietilena, PVC) dan kondensasi (melepas H₂O: nilon-6,6, PET, protein).

Untuk menentukan jenis reaksi, bandingkan struktur pereaksi dan produk: apakah ada atom yang diganti (substitusi), ditambahkan pada ikatan rangkap (adisi), atau dilepas membentuk ikatan rangkap (eliminasi)? Semua contoh setara dan dapat dibuka di pustaka reaksi.

Mendalam · Perguruan tinggi · Kimia dasar dan lanjut

Mekanisme menjelaskan bagaimana elektron bergerak (panah lengkung dari pasangan elektron ke atom yang menerimanya):

  • SN2: satu tahap serempak; nukleofil menyerang dari sisi belakang, konfigurasi terbalik (inversi Walden); laju = k[substrat][nukleofil]; cepat untuk metil dan primer, terhambat sterik pada tersier.
  • SN1: dua tahap melalui karbokation; laju = k[substrat]; disukai substrat tersier dan pelarut protik; menghasilkan campuran rasemik dan dapat disertai penataan ulang karbokation.
  • E2: basa kuat menarik H-β bersamaan dengan lepasnya gugus pergi (geometri anti-periplanar); E1 melalui karbokation. Produk utama biasanya alkena lebih tersubstitusi (aturan Zaitsev).
  • Adisi elektrofilik pada alkena melalui karbokation paling stabil (asal aturan Markovnikov); substitusi elektrofilik aromatik melalui ion arenium, dengan pengarah orto/para (–OH, –CH₃) dan meta (–NO₂, –COOH).
  • Adisi nukleofilik pada karbonil aldehida/keton dan substitusi asil nukleofilik pada turunan asam (melalui zat antara tetrahedral).
  • Reaksi radikal: inisiasi (Cl₂ → 2Cl· oleh cahaya), propagasi, dan terminasi.

Pemilihan kondisi (suhu, pelarut, kekuatan basa/nukleofil) menentukan persaingan substitusi dan eliminasi, serta kendali kinetik lawan termodinamik. Dalam sintesis, analisis retrosintesis memecah molekul target menjadi prekursor sederhana. Metrik kimia hijau menilai reaksi: adisi memiliki ekonomi atom 100%, sedangkan substitusi dan eliminasi selalu menghasilkan produk samping.

Kegiatan

  • SD: Buat adonan roti sederhana dengan dan tanpa ragi. Bandingkan setelah satu jam dan ceritakan dari mana gelembung gasnya.
  • SMP: Kelompokkan 10 reaksi di pustaka reaksi Alchemist menjadi pembakaran, fermentasi, esterifikasi, penyabunan, dan polimerisasi.
  • SMA: Buat peta reaksi yang menghubungkan etena, etanol, etanal, asam etanoat, etil etanoat, dan kloroetana; tulis jenis reaksi dan pereaksi di setiap panah.
  • Kuliah: Gambarkan mekanisme lengkap (panah lengkung) untuk reaksi SN1 t-butil bromida dengan air dan SN2 bromometana dengan OH⁻, lalu bandingkan hukum laju dan stereokimianya.

Molekul dalam materi ini

Metana Etilena (etena) Etanol Asetaldehida Asam asetat (cuka) Etil asetat Polietilena (PE) Nilon-6,6

Reaksi

Laboratorium virtual

  • Perakit molekul & isomer — Susun atom C, H, O, N, dan lainnya; cek aturan valensi dan temukan semua isomernya langsung dari PubChem.

Istilah

Reaksi adisi Reaksi eliminasi Esterifikasi Hidrolisis Kimia hijau Oksidasi alkohol Oksidasi dan reduksi organik Polimerisasi Saponifikasi Reaksi substitusi

Peta ilmu kimia

Kimia organik Reaksi kimia

Kuis

Kuis reaksi organik (13 soal)

Rujukan