Molekul · SMP · Logam
Ni
Nikel
Logam keperakan yang tahan karat dan bersifat magnetik. Indonesia memiliki cadangan nikel terbesar di dunia, terutama di Sulawesi dan Maluku Utara.
Kegunaan
Baja tahan karat, pelapis logam, uang logam, dan katode baterai kendaraan listrik.
Tahukah kamu?
Nama nikel berasal dari "Kupfernickel", sebutan penambang Jerman untuk bijih yang mereka kira tembaga tetapi "dikutuk" roh jahat.
Ensiklopedia
Nikel adalah unsur kimia metalik dalam tabel periodik yang memiliki simbol Ni dan nomor atom 28. Nikel adalah logam berwarna putih keperak–perakan sedikit semburat keemasan. Nikel termasuk logam transisi, dan memiliki sifat keras serta ulet. Nikel juga tergolong dalam grup logam besi-kobalt, yang dapat menghasilkan paduan yang sangat berharga. Nikel murni berbentuk bubuk untuk memaksimalkan luas permukaan reaktif, memiliki aktivitas kimia yang signifikan, tetapi potongan yang besar lambat bereaksi dengan udara dalam kondisi normal karena lapisan teroksidasi terbentuk di permukaan dan mencegah korosi lebih lanjut (pasivasi). Meski begitu, nikel murni hanya ditemukan di kerak bumi dalam jumlah kecil, biasanya di batuan ultrabasa, dan di dalam meteorit besi atau siderit yang tidak terpapar oksigen saat berada di luar atmosfer Bumi.
Nikel di dalam meteorit ditemukan bersama dengan besi, yang berasal dari supernova. Campuran besi–nikel diperkirakan menyusun inti luar dan inti dalam bumi.
Penggunaan nikel (sebagai paduan nikel-besi) dimulai sejak 3500 SM. Nikel pertama kali diklasifikasikan sebagai unsur kimia pada tahun 1751 oleh Axel Fredrik Cronstedt, yang awalnya mengira bijih tersebut sebagai mineral tembaga, di tambang kobalt di Los, Hälsingland, Swedia. Nama elemen ini berasal dari peri nakal dari mitologi penambang Jerman, Nickel (mirip dengan Nick Lama), yang mempersonifikasikan fakta bahwa bijih tembaga–nikel tidak bisa dimurnikan menjadi tembaga. Sumber nikel yang penting secara ekonomi adalah bijih besi limonit, yang mengandung 1–2% nikel. Mineral bijih nikel penting lainnya termasuk pentlandit dan campuran silikat alami yang kaya nikel yang dikenal sebagai garnierit. Lokasi produksi utama terletak di wilayah Sudbury di Kanada (yang diperkirakan berasal dari meteorit), Kaledonia Baru, dan Norilsk di Rusia.
Nikel secara perlahan teroksidasi oleh udara pada suhu normal dan dianggap tahan korosi. Dalam sejarah, nikel digunakan untuk pelapisan besi dan kuningan, melapisi peralatan kimia, dan membuat paduan tertentu yang mempertahankan polesan perak tinggi, seperti perak Jerman. Sekitar 9% digunakan untuk lapisan nikel tahan korosi.
Data senyawa
- Rumus molekul
- Ni
- Massa molar
- 58,693 g/mol
- Nama IUPAC
- nickel
- Nama Inggris
- Nickel
- Nomor CAS
- 7440-02-0
- PubChem CID
- 935
- InChIKey
- PXHVJJICTQNCMI-UHFFFAOYSA-N
- SMILES
- [Ni]
- Muatan
- 0
- Jenjang
- SMP
- Golongan
- Logam, Material energi & baterai
- Unsur penyusun
- Nikel (Ni)
Pemakaian (PubChem)
- Nickel is used for nickel alloys, electroplating, batteries, coins, industrial plumbing, spark plugs, machinery parts, stainless-steel, nickel-chrome resistance wires, and catalysts. Nickel carbonyl has severely limited use in nickel refining.
- Metal Preparation and Pouring [Category: Foundry]
- Metal Thermal Spraying [Category: Plate]
- Petroleum Production and Refining [Category: Industry]
- Semiconductor Manufacturing [Category: Industry]
Ditemukan di
Pelajari lebih lanjut
Redoks dan elektrokimia Material: logam, keramik, polimer, dan nano