Golongan senyawa · SMA

Fenol

Gugus –OH yang terikat langsung pada cincin aromatik. Fenol lebih asam daripada alkohol dan banyak ditemukan pada rempah (eugenol cengkeh, timol).

Rumus umum

Ar–OH

Contoh dari katalog

  • Fenol (C6H6O) — Benzena dengan satu gugus –OH; bersifat asam lemah dan korosif pada kulit.
  • Eugenol (minyak cengkeh) (C10H12O2) — Fenol beraroma hangat, komponen utama minyak cengkeh.
  • Timol (C10H14O) — Fenol dari minyak thyme dan kemangi yang berbau segar dan antibakteri.
  • Vanilin (C8H8O3) — Senyawa aroma utama vanili, memiliki gugus aldehida, eter, dan fenol sekaligus.
  • Asam salisilat (C7H6O3) — Asam aromatik dengan gugus –OH dan –COOH, asal-usul obat aspirin.
  • Metil salisilat (gandapura) (C8H8O3) — Ester beraroma gandapura yang terasa hangat di kulit.
  • Kapsaisin (cabai) (C18H27NO3) — Senyawa pedas cabai yang "menipu" reseptor panas TRPV1 di lidah.
  • Vitamin E (α-tokoferol) (C29H50O2) — Antioksidan larut lemak yang melindungi membran sel dari oksidasi.
  • Kurkumin (kunyit) (C21H20O6) — Pigmen kuning kunyit yang juga dapat menjadi indikator: merah kecokelatan dalam basa.
  • EGCG (katekin teh) (C22H18O11) — Polifenol utama teh hijau dengan banyak gugus –OH fenolik.
  • Gingerol (jahe) (C17H26O4) — Senyawa pedas-hangat jahe segar, fenol dengan gugus keton.
  • Parasetamol (C8H9NO2) — Obat penurun demam dan pereda nyeri ringan yang paling banyak dipakai.