Molekul · SMP · Fenol
C10H12O2
Eugenol (minyak cengkeh)
Fenol beraroma hangat, komponen utama minyak cengkeh.
Kegunaan
Pereda sakit gigi, antiseptik gigi, penyedap, dan bahan parfum.
Tahukah kamu?
Cengkeh berasal dari Maluku; rempah ini pernah membuat bangsa Eropa berlayar ke Nusantara.
Ensiklopedia
Eugenol (C10H12O2), merupakan turunan guaiakol yang mendapat tambahan rantai alil, dikenal dengan nama IUPAC 2-metoksi-4-(2-propenil)fenol. Ia dapat dikelompokkan dalam keluarga alilbenzena dari senyawa-senyawa fenol. Warnanya bening hingga kuning pucat, kental seperti minyak . Sumber alaminya dari minyak cengkih. Terdapat pula pada pala, kulit manis, dan salam. Eugenol sedikit larut dalam air tetapi mudah larut pada pelarut organik. Aromanya menyegarkan dan pedas seperti bunga cengkih kering, sehingga sering menjadi komponen untuk menyegarkan mulut.
Data senyawa
- Rumus molekul
- C10H12O2
- Massa molar
- 164,2 g/mol
- Nama IUPAC
- 2-methoxy-4-prop-2-enylphenol
- Nama Inggris
- Eugenol (clove oil)
- Nomor CAS
- 97-53-0
- PubChem CID
- 3314
- InChIKey
- RRAFCDWBNXTKKO-UHFFFAOYSA-N
- SMILES
- COC1=C(C=CC(=C1)CC=C)O
- Muatan
- 0
- Jenjang
- SMP
- Golongan
- Fenol
- Unsur penyusun
- Karbon (C), Hidrogen (H), Oksigen (O)
Pemakaian (PubChem)
- Perfumes, essential oils, medicine (anaglesic), production of isoeugenol for the manufacture of vanillin, flavoring.
- Eugenol is used in perfumery in clove and carnation compositions as well as for oriental and spicy notes. It is a common component of clove and other aroma compositions. In dentistry, it is used as an antiseptic.
- Use (kg; approx.) in Germany (2009): >10
- Consumption (g per capita; approx.) in Germany (2009): 0.000122