Golongan senyawa · SMA
Hidrokarbon aromatik
Senyawa bercincin datar dengan elektron π terdelokalisasi (aturan Hückel 4n+2), seperti benzena. Delokalisasi membuat cincin sangat stabil sehingga lebih suka reaksi substitusi daripada adisi.
Rumus umum
C₆H₅–R
Contoh dari katalog
- Benzena (C6H6) — Cincin enam karbon datar dengan enam elektron π terdelokalisasi, sehingga semua ikatan C–C sama panjang.
- Toluena (C7H8) — Benzena dengan satu gugus metil; pelarut umum yang lebih aman daripada benzena.
- Naftalena (kapur barus) (C10H8) — Dua cincin benzena yang menyatu. Padatan putih yang menyublim dan berbau tajam.
- Stirena (C8H8) — Benzena dengan gugus vinil (–CH=CH₂) yang dapat dipolimerisasi.
- Fenol (C6H6O) — Benzena dengan satu gugus –OH; bersifat asam lemah dan korosif pada kulit.
- Benzaldehida (C7H6O) — Aldehida aromatik beraroma almon.
- Sinamaldehida (kayu manis) (C9H8O) — Aldehida aromatik pemberi rasa dan aroma kayu manis.
- Asam benzoat (C7H6O2) — Asam karboksilat aromatik sederhana yang menghambat jamur dan bakteri.
- Anilina (C6H7N) — Amina aromatik paling sederhana, dasar industri zat warna.
- Piridina (C5H5N) — Cincin aromatik seperti benzena dengan satu atom N menggantikan CH.
- DEET (penolak nyamuk) (C12H17NO) — N,N-dietil-meta-toluamida, amida aromatik penolak serangga.
- DDT (C14H9Cl5) — Insektisida organoklorin yang sangat awet di lingkungan dan menumpuk dalam rantai makanan.
- 5CB (kristal cair) (C18H19N) — 4-sianobifenil berekor pentil, molekul batang yang membentuk fase kristal cair pada suhu kamar.
- L-Fenilalanina (C9H11NO2) — Asam amino esensial bercincin benzena, bahan pembuat tirosina dan dopamin.
- Polistirena (PS) (C8H8) — Polimer adisi stirena; bentuk busanya dikenal sebagai styrofoam.
- Kevlar (aramid) (C6H8N2) — Poliamida aromatik yang rantainya lurus dan saling berikatan hidrogen rapat.