Golongan senyawa · SMP
Garam
Senyawa ionik yang tersusun atas kation (biasanya logam atau NH₄⁺) dan anion sisa asam. Garam terbentuk dari reaksi penetralan asam dan basa.
Ciri khas
Dalam keadaan padat membentuk kisi kristal; lelehan dan larutannya menghantarkan listrik.
Rumus umum
MₓAᵧ
Contoh dari katalog
- Berilium klorida (BeCl2) — Dalam fase gas, BeCl₂ membentuk molekul lurus (180°) karena atom Be hanya memiliki dua pasangan elektron ikatan.
- Natrium klorida (garam dapur) (ClNa) — Garam dapur tersusun atas ion Na⁺ dan Cl⁻ yang berselang-seling dalam kisi kubus. Tidak ada "molekul" NaCl tunggal di dalam kristal.
- Kalium klorida (ClK) — Garam ionik yang mirip garam dapur. Kalium penting untuk kerja saraf dan otot.
- Kalsium karbonat (batu kapur) (CCaO3) — Penyusun batu kapur, marmer, kapur tulis, cangkang kerang, dan terumbu karang. Mineralnya disebut kalsit dan aragonit.
- Natrium bikarbonat (soda kue) (CHNaO3) — Garam basa lemah yang melepaskan gas CO₂ saat dipanaskan atau bertemu asam.
- Natrium karbonat (soda abu) (CNa2O3) — Garam yang larutannya cukup basa. Dikenal sebagai soda abu atau soda cuci.
- Kalsium sulfat (gipsum) (CaO4S) — Garam yang sukar larut. Bentuk dihidratnya adalah mineral gipsum yang lunak.
- Magnesium sulfat (garam Inggris) (MgO4S) — Garam larut air yang dikenal sebagai garam Inggris atau garam Epsom.
- Tembaga(II) sulfat (terusi) (CuO4S) — Kristal pentahidratnya berwarna biru cerah; bila dipanaskan, air kristalnya lepas dan menjadi serbuk putih.
- Kalium nitrat (sendawa) (KNO3) — Garam pengoksidasi yang menyediakan oksigen untuk pembakaran cepat.
- Amonium nitrat (H4N2O3) — Garam berkadar nitrogen tinggi. Pelarutannya dalam air menyerap panas (endoterm).
- Amonium klorida (salmiak) (ClH4N) — Garam dari asam kuat dan basa lemah, sehingga larutannya sedikit asam.
- Amonium sulfat (pupuk ZA) (H8N2O4S) — Garam penyedia nitrogen dan belerang bagi tanaman.
- Perak nitrat (AgNO3) — Garam perak yang larut air dan peka cahaya. Bereaksi dengan ion klorida membentuk endapan putih AgCl.
- Perak klorida (AgCl) — Endapan putih yang sangat sukar larut dan menggelap di bawah cahaya.
- Kalium permanganat (PK) (KMnO4) — Kristal ungu tua dan oksidator kuat; sedikit saja mewarnai air menjadi ungu.
- Natrium hipoklorit (pemutih) (ClNaO) — Garam pengoksidasi, zat aktif cairan pemutih pakaian dan disinfektan.
- Kalsium hipoklorit (kaporit) (CaCl2O2) — Padatan putih pelepas klor aktif saat dilarutkan dalam air.
- Natrium fluorida (FNa) — Sumber ion fluorida yang memperkuat lapisan email gigi.
- Kalsium fluorida (fluorit) (CaF2) — Mineral fluorit yang sering berpendar di bawah sinar UV, dengan kisi kristal khasnya sendiri.
- Kalium iodat (IKO3) — Garam iodin yang stabil, tidak mudah menguap dari garam dapur.
- Barium sulfat (BaO4S) — Garam yang sangat sukar larut, sehingga ion Ba²⁺ yang beracun tidak terserap tubuh.
- Kalsium klorida (CaCl2) — Garam yang sangat higroskopis: menarik uap air dari udara hingga larut sendiri.
- Besi(II) sulfat (FeO4S) — Garam besi yang mudah diserap tubuh dan berwarna hijau pucat saat terhidrasi.
- Tawas (kalium aluminium sulfat) (AlKO8S2) — Garam rangkap K⁺ dan Al³⁺ yang membentuk kristal oktahedron bening.
- Natrium tiosulfat (Na2O3S2) — Garam yang bereaksi dengan asam menghasilkan endapan belerang kuning keruh.
- Boraks (natrium tetraborat) (B4H20Na2O17) — Garam boron yang basa lemah. Boraks dilarang ditambahkan ke makanan karena beracun bila dikonsumsi terus-menerus.
- Hidroksiapatit (Ca5HO13P3) — Kalsium fosfat mineral penyusun utama tulang dan email gigi.
- Mononatrium glutamat (MSG) (C5H8NNaO4) — Garam natrium asam glutamat, penyedap rasa gurih umami.