Molekul · Kuliah · Senyawa organosulfur
C2H6S
Dimetil sulfida (bau laut)
Sulfida sederhana yang dilepaskan fitoplankton laut.
Kegunaan
Perisa jagung dan makanan laut; pelarut industri.
Tahukah kamu?
Bau khas pantai dan laut sebagian besar berasal dari dimetil sulfida; molekul ini juga membantu pembentukan awan.
Ensiklopedia
Dimetil sulfida (DMS) atau metiltiometana adalah suatu senyawa organosulfur dengan rumus kimia (CH3)2S. Dimetil sulfida adalah cairan mudah terbakar yang mendidih pada suhu 37 °C (99 °F) dan memiliki bau khas yang tidak menyenangkan. Senyawa ini adalah komponen bau yang dihasilkan dari masakan sayuran tertentu, terutama jagung, kol, bit, dan makanan laut. Senyawa ini juga merupakan indikasi adanya kontaminasi bakteri dalam produksi malt dan pembuatan bir. Senyawa ini adalah produk pemecahan dimetilsulfoniopropionat (DMSP), dan juga diproduksi oleh metabolisme bakteri metanatiol.
Data senyawa
- Rumus molekul
- C2H6S
- Massa molar
- 62,14 g/mol
- Nama IUPAC
- methylsulfanylmethane
- Nama Inggris
- Dimethyl sulfide (smell of the sea)
- Nomor CAS
- 75-18-3
- PubChem CID
- 1068
- InChIKey
- QMMFVYPAHWMCMS-UHFFFAOYSA-N
- SMILES
- CSC
- Muatan
- 0
- Jenjang
- Kuliah
- Golongan
- Senyawa organosulfur
- Unsur penyusun
- Karbon (C), Hidrogen (H), Belerang (S)
Pemakaian (PubChem)
- Dimethyl sulfide is a common air pollutant of paper mills, sewage treatment plants, and oil refineries. It is used as a food flavoring agent. [ACGIH] Also used as a chemical intermediate, a sulfiding agent, an anti-coking agent, a gas odorant, and a mineral salt solvent; [CHEMINFO]
- Petroleum Production and Refining [Category: Industry]
- Pulp and Paper Processing [Category: Industry]
- Sewer and Wastewater Treatment [Category: Industry]
- Dimethyl sulfide is used as a gas odorant, catalyst impregnator, and food flavoring agent.