Materi · SD, SMP, SMA, Kuliah

Ion & senyawa ion

Kation dan anion, ion poliatom dan kompleks, rumus dan nama senyawa ion, kelarutan, uji ion, dan elektrolit.

Poin kunci

  • Kation (+) terbentuk dari logam yang melepas elektron; anion (−) dari nonlogam yang menerima elektron.
  • Dalam rumus senyawa ion, jumlah muatan positif sama dengan jumlah muatan negatif.
  • Ion poliatom (NH₄⁺, OH⁻, NO₃⁻, SO₄²⁻, CO₃²⁻, PO₄³⁻) bereaksi sebagai satu kesatuan.
  • Jumlah elektron ion = jumlah proton − muatan.
  • Uji ion memakai endapan berwarna khas dan warna nyala.

Sederhana · Fase A–C · SD kelas 1–6 (IPAS)

Garam dapur tersusun atas dua jenis partikel yang bermuatan listrik: natrium yang bermuatan positif dan klorida yang bermuatan negatif. Partikel bermuatan seperti ini disebut ion.

Muatan yang berlawanan saling tarik, seperti kutub magnet. Karena itu ion natrium dan ion klorida tersusun rapi membentuk kristal garam yang berbentuk kubus kecil.

Saat garam dilarutkan, ion-ionnya bebas bergerak di dalam air. Air garam dapat menghantarkan listrik, sedangkan air gula tidak, karena gula tidak membentuk ion. Minuman isotonik juga berisi ion seperti natrium dan kalium untuk mengganti yang keluar bersama keringat.

Standar · Fase D · SMP kelas 7–9 (IPA)

Atom netral menjadi ion bila melepas atau menerima elektron sampai kulit terluarnya penuh seperti gas mulia:

Ion poliatom adalah gugus atom yang bermuatan: NH₄⁺, OH⁻, NO₃⁻, SO₄²⁻, CO₃²⁻, PO₄³⁻.

Besar muatan ion ditulis di kanan atas lambangnya: angka lalu tanda, misalnya Ca²⁺ dan PO₄³⁻ (muatan 1 cukup ditulis + atau −).

Menulis rumus senyawa ion: jumlah muatan positif harus sama dengan jumlah muatan negatif. Ca²⁺ dan Cl⁻ → CaCl₂; Al³⁺ dan O²⁻ → Al₂O₃; NH₄⁺ dan SO₄²⁻ → (NH₄)₂SO₄. Nama: kation dulu, lalu anion: natrium klorida, kalsium karbonat, amonium sulfat.

Senyawa ion yang larut atau meleleh menghantarkan listrik karena ion-ionnya bergerak; zat seperti ini disebut elektrolit. Jelajahi semua ion, rumus, dan contoh senyawanya di penjelajah ion.

Lanjutan · Fase E–F · SMA kelas 10–12 (Kimia)

Konfigurasi elektron ion: Na⁺ = [Ne] (isoelektronik dengan neon), Cl⁻ = [Ar]. Logam transisi melepas elektron 4s lebih dulu: Fe²⁺ = [Ar] 3d⁶, Fe³⁺ = [Ar] 3d⁵. Jumlah elektron sebuah ion = jumlah proton − muatan; untuk SO₄²⁻: 16 + 4 × 8 + 2 = 50 elektron.

Ukuran: kation lebih kecil dari atomnya (kehilangan kulit terluar), anion lebih besar (tolakan elektron bertambah). Dalam deret isoelektronik O²⁻ > F⁻ > Na⁺ > Mg²⁺ > Al³⁺, jari-jari mengecil seiring naiknya muatan inti.

Tata nama: logam dengan beberapa muatan memakai angka Romawi (sistem Stock): besi(II) sulfat, tembaga(II) oksida. Anion oksi: nitrat/nitrit, sulfat/sulfit, klorat/hipoklorit.

Aturan kelarutan (umum): garam golongan 1, amonium, nitrat, dan asetat larut; klorida, bromida, iodida larut kecuali Ag⁺, Pb²⁺; sulfat larut kecuali Ba²⁺, Pb²⁺, (Ca²⁺ sedikit); karbonat, fosfat, sulfida, dan hidroksida kebanyakan sukar larut kecuali golongan 1 dan amonium.

Uji ion memanfaatkan pengendapan dan warna: Cl⁻ + Ag⁺ → AgCl putih, SO₄²⁻ + Ba²⁺ → BaSO₄ putih, Fe³⁺ + OH⁻ → endapan cokelat, serta uji nyala untuk Na⁺, K⁺, Ca²⁺, Cu²⁺. Persamaan yang hanya memuat ion yang bereaksi disebut persamaan-ion-bersih; ion lain adalah ion-penonton.

Mendalam · Perguruan tinggi · Kimia dasar dan lanjut

Kestabilan senyawa ion ditentukan energi-kisi, yang diperkirakan dengan siklus Born–Haber (sublimasi logam, ionisasi, disosiasi dan afinitas elektron nonlogam) atau persamaan Kapustinskii: sebanding dengan z⁺z⁻/(r⁺ + r⁻). Kelarutan adalah hasil persaingan energi kisi dengan entalpi hidrasi ion; ion kecil bermuatan tinggi (Li⁺, Mg²⁺, Al³⁺) sangat kuat terhidrasi.

Aturan Fajans: kation kecil bermuatan tinggi memolarisasi anion besar yang mudah terpolarisasi, sehingga ikatan menjadi sebagian kovalen (AlCl₃ lebih kovalen daripada NaCl; AgI kurang larut daripada AgF). Teori HSAB menambahkan bahwa asam keras (Mg²⁺, Al³⁺) menyukai basa keras (F⁻, O²⁻), sedangkan asam lunak (Ag⁺, Hg²⁺) menyukai basa lunak (I⁻, S²⁻).

Ion kompleks terbentuk saat ligan menyumbangkan pasangan elektron kepada ion logam: [Cu(NH₃)₄]²⁺, [Fe(CN)₆]⁴⁻. Tetapan pembentukannya yang besar menjelaskan mengapa ferosianida tidak melepas sianida bebas.

Dalam larutan, ion bergerak di medan listrik dengan mobilitas yang berbeda (H⁺ dan OH⁻ sangat cepat karena mekanisme Grotthuss), dasar konduktometri. Pada konsentrasi tinggi perilakunya tidak ideal dan dinyatakan dengan aktivitas a = γ·c, dengan koefisien aktivitas γ dari teori Debye–Hückel.

Kegiatan

  • SD: Uji daya hantar listrik: sambungkan baterai, lampu kecil, dan dua paku ke gelas air murni, air gula, dan air garam. Catat mana yang menyalakan lampu.
  • SMP: Buat kartu kation dan anion, lalu pasangkan menjadi 10 rumus senyawa ion yang netral beserta namanya. Cek jawabanmu di penjelajah ion Alchemist.
  • SMA: Rancang urutan uji untuk mengenali ion dalam larutan tak dikenal (Cl⁻, SO₄²⁻, CO₃²⁻, Fe³⁺, Cu²⁺) memakai pustaka reaksi Alchemist, lalu tulis persamaan ion bersihnya.
  • Kuliah: Susun siklus Born–Haber NaCl dan MgO dari data energi ionisasi dan afinitas elektron di halaman unsur Alchemist, lalu jelaskan perbedaan titik lelehnya.

Molekul dalam materi ini

Natrium klorida (garam dapur) Kalsium klorida Amonium sulfat (pupuk ZA) Perak klorida Tembaga(II) sulfat (terusi)

Ion

Ion aluminium (Al³⁺) Ion amonium (NH₄⁺) Ion besi(II) (Fe²⁺) Ion besi(III) (Fe³⁺) Ion fosfat (PO₄³⁻) Ion heksasianoferat(II) (ferosianida) Ion hidroksida (OH⁻) Ion kalium (K⁺) Ion kalsium (Ca²⁺) Ion karbonat (CO₃²⁻) Ion klorida (Cl⁻) Ion magnesium (Mg²⁺) Ion natrium (Na⁺) Ion nitrat (NO₃⁻) Ion oksida (O²⁻) Ion raksa(II) (Hg²⁺) Ion sulfat (SO₄²⁻) Ion sulfida (S²⁻) Ion tetraamintembaga(II)

Reaksi

Laboratorium virtual

  • Uji nyala logam — Setiap logam memberi warna nyala khas karena loncatan elektronnya: rahasia warna kembang api.

Istilah

Anion Elektrolit Energi kisi Ion Ion kompleks Ion penonton Ion poliatom Kation Ligan Muatan ion Persamaan ion bersih

Peta ilmu kimia

Ion Kimia anorganik

Kuis

Kuis ion & senyawa ion (11 soal)

Rujukan