Anion · SMA

O²⁻

Ion oksida (O²⁻)

Anion oksigen bermuatan −2 yang hanya ada dalam kisi padatan, misalnya MgO dan CaO. Dalam air langsung bereaksi menjadi OH⁻, sehingga oksida logam bersifat basa.

Ditemukan di

Kapur tohor, bijih logam (hematit, bauksit, kasiterit), keramik.

Data ion

Rumus
O²⁻
Muatan
-2
Massa molar
15,999 g/mol
Nama IUPAC
oxygen(2-)
Nama Inggris
Oxide ion (O²⁻)
PubChem CID
190217
Nomor CAS
16833-27-5

Senyawa yang mengandung ion ini

  • Kalsium oksida (kapur tohor) — Oksida basa dari pemanasan batu kapur. Bereaksi dengan air sambil melepaskan banyak panas menjadi kalsium hidroksida.
  • Magnesium oksida — Padatan ionik putih dengan kisi seperti garam dapur. Ion Mg²⁺ dan O²⁻ bermuatan ganda sehingga titik lelehnya sangat tinggi (sekitar 2825 °C).
  • Aluminium oksida (korundum) — Oksida amfoter yang sangat keras (skala Mohs 9). Sebagai mineral disebut korundum; rubi dan safir adalah korundum dengan sedikit pengotor logam.
  • Besi(III) oksida (hematit, karat) — Padatan merah kecokelatan. Karat besi adalah besi(III) oksida terhidrasi yang terbentuk saat besi bereaksi dengan oksigen dan air.
  • Seng oksida — Serbuk putih yang menyerap sinar UV dan bersifat antiseptik ringan. Juga semikonduktor bercelah pita lebar.
  • Magnetit (Fe₃O₄) — Mineral besi oksida hitam yang paling magnetik di alam, mengandung ion Fe²⁺ dan Fe³⁺ sekaligus.
  • Titanium dioksida — Pigmen putih paling cemerlang di dunia. Mineralnya disebut rutil dan anatase. Di bawah sinar UV ia menjadi fotokatalis.
  • Timah(IV) oksida (kasiterit) — Mineral kasiterit adalah bijih timah utama. Bangka Belitung menjadikan Indonesia salah satu produsen timah terbesar di dunia.
  • Litium kobalt oksida — Oksida berlapis tempat ion Li⁺ keluar-masuk di antara lapisan CoO₂ saat baterai diisi dan dipakai.
  • Perovskit (CaTiO₃) — Mineral kalsium titanat yang menjadi nama sebuah keluarga struktur kristal ABX₃.

Ion terkait

Ion hidroksida (OH⁻) Ion peroksida (O₂²⁻)

Pelajari lebih lanjut

Ion & senyawa ion