Cabang-cabang kimia · mulai SMP

Kimia anorganik

Asam, basa, garam, oksida, hidroksida, sulfida, nitrat, sulfat, karbonat, fosfat, halida, senyawa koordinasi, dan mineral.

Konsep

  • Asam — Zat berasa masam yang memerahkan lakmus biru, seperti cuka.
  • Basa — Zat licin yang membirukan lakmus merah, seperti sabun.
  • Garam — Zat hasil campuran asam dan basa, seperti garam dapur.
  • Oksida — Senyawa unsur dengan oksigen, seperti karat dan karbon dioksida.
  • Hidroksida — Senyawa yang mengandung ion OH⁻, kebanyakan bersifat basa.
  • Sulfida — Senyawa logam dengan belerang, banyak ditemukan sebagai bijih.
  • Nitrat — Garam yang mengandung ion NO₃⁻, banyak dipakai sebagai pupuk.
  • Sulfat — Garam yang mengandung ion SO₄²⁻, seperti gips dan terusi.
  • Karbonat — Garam yang mengandung ion CO₃²⁻, seperti batu kapur.
  • Fosfat — Senyawa yang mengandung ion fosfat, penting untuk tulang dan pupuk.
  • Halida — Senyawa halogen dengan unsur lain, seperti garam dapur (klorida).
  • Senyawa koordinasi (kompleks) — Senyawa dengan atom logam di tengah yang dikelilingi molekul atau ion lain.
  • Ligan — Molekul atau ion yang menempel pada logam pusat dalam kompleks.
  • Mineral — Zat padat alami penyusun batuan, seperti kuarsa dan kalsit.
  • Tata nama senyawa anorganik — Aturan memberi nama senyawa seperti natrium klorida atau besi(III) oksida.

Materi belajar

  • Kimia anorganik: senyawa, mineral & kompleks — Oksida, hidroksida, asam, basa, garam, sulfida, nitrat, sulfat, karbonat, fosfat, halida, senyawa koordinasi, mineral, dan tata namanya.
  • Ion & senyawa ion — Kation dan anion, ion poliatom dan kompleks, rumus dan nama senyawa ion, kelarutan, uji ion, dan elektrolit.

Penjelajah

Laboratorium virtual

  • Uji nyala logam — Setiap logam memberi warna nyala khas karena loncatan elektronnya: rahasia warna kembang api.

Rujukan