Golongan senyawa · SMP

Polimer & plastik

Molekul raksasa yang tersusun atas ribuan unit berulang (monomer). Polimer adisi (polietilena, PVC) terbentuk dari pemutusan ikatan rangkap; polimer kondensasi (nilon, PET) melepaskan molekul kecil seperti air.

Rumus umum

–[monomer]ₙ–

Contoh dari katalog

  • Selulosa (C12H22O11) — Polimer glukosa berikatan β yang lurus dan kuat; penyusun dinding sel tumbuhan dan serat.
  • Pati (amilosa) (C18H32O16) — Polimer glukosa berikatan α yang tergulung seperti pegas; cadangan energi tumbuhan.
  • Polietilena (PE) (C2H4) — Polimer adisi etilena, plastik paling banyak diproduksi di dunia.
  • Polipropilena (PP) (C3H6) — Polimer adisi propena yang ringan, kuat, dan tahan panas.
  • Polivinil klorida (PVC) (C2H3Cl) — Polimer adisi vinil klorida yang kaku, awet, dan tahan air.
  • Polistirena (PS) (C8H8) — Polimer adisi stirena; bentuk busanya dikenal sebagai styrofoam.
  • PET (polietilena tereftalat) (C8H6O4) — Poliester kondensasi dari etilena glikol dan asam tereftalat.
  • Nilon-6,6 (C6H10O4) — Poliamida kondensasi dari heksametilenadiamina dan asam adipat.
  • Teflon (PTFE) (C2F4) — Polimer tetrafluoroetilena yang sangat licin dan tahan hampir semua bahan kimia.
  • Akrilik (PMMA) (C5H8O2) — Polimer metil metakrilat yang bening seperti kaca tetapi lebih ringan dan tidak mudah pecah.
  • Polikarbonat (PC) (C15H16O2) — Polimer kondensasi bisfenol A yang bening dan sangat tahan benturan.
  • Kevlar (aramid) (C6H8N2) — Poliamida aromatik yang rantainya lurus dan saling berikatan hidrogen rapat.
  • Karet alam (cis-poliisoprena) (C5H8) — Polimer isoprena dari getah (lateks) pohon karet Hevea brasiliensis.
  • Silikon (PDMS) (C6H18OSi2) — Polimer berantai Si–O (bukan C–C) yang lentur, tahan panas, dan anti air.
  • PLA (asam polilaktat) (C3H6O3) — Poliester dari asam laktat hasil fermentasi pati jagung atau singkong; dapat dikomposkan secara industri.