Golongan senyawa · SMP

Basa

Menurut Arrhenius, basa melepaskan ion OH⁻ dalam air; menurut Brønsted–Lowry, basa adalah akseptor proton. Larutan basa memiliki pH di atas 7, terasa licin, dan membirukan lakmus merah.

Rumus umum

M(OH)ₙ

Contoh dari katalog

  • Amonia (H3N) — Gas berbau sangat menyengat (NH₃) berbentuk piramida segitiga. Larutannya dalam air bersifat basa lemah.
  • Kalsium oksida (kapur tohor) (CaO) — Oksida basa dari pemanasan batu kapur. Bereaksi dengan air sambil melepaskan banyak panas menjadi kalsium hidroksida.
  • Natrium hidroksida (soda api) (HNaO) — Basa kuat yang sangat korosif dan dapat merusak kulit. Melarut dalam air sambil melepaskan panas.
  • Kalium hidroksida (HKO) — Basa kuat yang mirip NaOH tetapi garam kaliumnya lebih mudah larut.
  • Kalsium hidroksida (kapur sirih) (CaH2O2) — Basa kuat yang sukar larut. Dikenal sebagai kapur sirih atau kapur padam.
  • Magnesium hidroksida (H2MgO2) — Basa lemah yang sukar larut, aman diminum dalam dosis antasida.
  • Aluminium hidroksida (gibsit) (AlH3O3) — Hidroksida amfoter: bereaksi dengan asam maupun basa kuat. Mineral utamanya ada dalam bijih bauksit.
  • Litium hidroksida (HLiO) — Basa kuat logam alkali paling ringan, sangat baik menyerap CO₂.