Golongan senyawa · SMP

Alkana

Hidrokarbon jenuh: semua ikatan C–C tunggal. Alkana sukar bereaksi, tetapi terbakar dengan melepaskan banyak energi sehingga menjadi bahan bakar utama (LPG, bensin, solar).

Rumus umum

CₙH₂ₙ₊₂

Tata nama

Akhiran -ana: metana, etana, propana, butana. Sikloalkana (CₙH₂ₙ) diberi awalan siklo-.

Contoh dari katalog

  • Metana (CH4) — Hidrokarbon paling sederhana: satu atom karbon di pusat tetrahedron dengan empat atom hidrogen (sudut 109,5°).
  • Etana (C2H6) — Alkana dua karbon (CH₃–CH₃) yang dapat berputar bebas pada ikatan C–C tunggalnya.
  • Propana (C3H8) — Alkana tiga karbon yang mudah dicairkan dengan tekanan.
  • Butana (C4H10) — Alkana empat karbon dengan isomer rantai lurus (n-butana) dan bercabang (isobutana).
  • Isobutana (2-metilpropana) (C4H10) — Isomer bercabang butana; titik didihnya lebih rendah daripada n-butana.
  • Heksana (C6H14) — Alkana cair enam karbon yang nonpolar dan mudah menguap.
  • Isooktana (2,2,4-trimetilpentana) (C8H18) — Alkana bercabang delapan karbon yang terbakar mulus tanpa mengetuk (knocking).
  • Heksadekana (setana) (C16H34) — Alkana rantai lurus 16 karbon yang mudah menyala saat dimampatkan.
  • Sikloheksana (C6H12) — Sikloalkana enam karbon yang cincinnya berbentuk "kursi", bukan datar, sehingga bebas tegangan.