Perubahan kimia · mulai SD

Asam & basa

Teori Arrhenius, Brønsted–Lowry, dan Lewis; pH, pOH, pKa; asam dan basa kuat–lemah; penyangga; titrasi; indikator.

Konsep

  • Asam — Zat berasa masam yang memerahkan lakmus biru, seperti cuka.
  • Basa — Zat licin yang membirukan lakmus merah, seperti sabun.
  • Teori asam–basa Arrhenius — Asam melepas ion H⁺ dan basa melepas ion OH⁻ di dalam air.
  • Asam–basa Brønsted–Lowry — Asam memberikan proton, basa menerima proton.
  • Asam–basa Lewis — Asam menerima pasangan elektron, basa memberikan pasangan elektron.
  • pH — Angka 0–14 yang menunjukkan seberapa asam atau basa suatu larutan.
  • pOH — Ukuran kebasaan larutan, pasangan dari pH.
  • Tetapan ionisasi asam (Ka, pKa) — Angka yang menunjukkan seberapa kuat suatu asam lemah.
  • Asam kuat dan asam lemah — Asam kuat terurai seluruhnya di air, asam lemah hanya sebagian.
  • Basa kuat dan basa lemah — Basa kuat terurai sempurna dalam air, basa lemah hanya sebagian.
  • Amfoter — Zat yang dapat bersifat asam maupun basa.
  • Larutan penyangga (buffer) — Larutan yang pH-nya tetap walau diberi sedikit asam atau basa.
  • Indikator asam–basa — Zat yang berubah warna di larutan asam atau basa, seperti kertas lakmus atau kunyit.
  • Penetralan — Reaksi asam dengan basa yang menghasilkan garam dan air.
  • Titrasi — Cara mengukur kadar larutan dengan meneteskan larutan lain sampai tepat habis bereaksi.

Materi belajar

  • Asam, basa, garam, dan pH — Cuka, sabun, dan obat maag: kenali asam dan basa, indikator alami, skala pH, penetralan, dan larutan penyangga.

Penjelajah

Laboratorium virtual

  • pH & indikator — Uji larutan sehari-hari dengan lakmus, indikator universal, fenolftalein, kol ungu, dan kunyit.
  • Titrasi asam–basa — Teteskan basa ke asam, lihat kurva pH terbentuk, dan temukan titik ekuivalen.

Rujukan