Unsur nomor 2 · Gas mulia
Helium (He)
Helium (Helium) adalah unsur kimia dengan lambang He dan nomor atom 2: gas mulia blok s pada periode 1 golongan 18 tabel periodik.
Tentang helium
Helium adalah sebuah unsur kimia dengan lambang He dan nomor atom 2.
Helium tak berwarna, tak berbau, tak berasa, tak beracun, hampir inert, berupa gas monoatomik, dan merupakan unsur pertama pada golongan gas mulia dalam tabel periodik. Titik didih dan titik lebur gas ini merupakan yang terendah di antara semua unsur. Helium berwujud hanya sebagai gas terkecuali pada kondisi yang sangat ekstrem. Kondisi ekstrem juga diperlukan untuk menciptakan sedikit senyawa helium, yang semuanya tidak stabil pada suhu dan tekanan standar. Helium memiliki isotop stabil kedua yang langka yang disebut helium-3. Sifat dari cairan varitas helium-4; helium I dan helium II; penting bagi para periset yang mempelajari mekanika kuantum (khususnya dalam fenomena superfluiditas) dan bagi mereka yang mencari efek mendekati suhu nol absolut yang dimiliki materi (seperti superkonduktivitas).
Helium adalah unsur kedua terbanyak dan kedua teringan di jagad raya, mencakupi 24% massa keunsuran total alam semesta dan 12 kali jumlah massa keseluruhan unsur berat lainnya. Keberlimpahan helium yang sama juga dapat ditemukan pada Matahari dan Jupiter. Hal ini dikarenakan tingginya energi pengikatan inti (per nukleon) helium-4 berbanding dengan tiga unsur kimia lainnya setelah helium. Energi pengikatan helium-4 ini juga bertanggung jawab atas keberlimpahan helium-4 sebagai produk fusi nuklir maupun peluruhan radioaktif. Kebanyakan helium di alam semesta ini berupa helium-4, yang dipercaya terbentuk semasa Ledakan Dahsyat. Beberapa helium baru juga terbentuk lewat fusi nuklir hidrogen dalam bintang semesta.
Nama "helium" berasal dari nama dewa Matahari Yunani Helios. Pada 1868, astronom Prancis Pierre Jules César Janssen mendeteksi pertama kali helium sebagai tanda garis spektral kuning tak diketahui yang berasal dari cahaya gerhana matahari. Secara formal, penemuan unsur ini dilakukan oleh dua orang kimiawan Swedia Per Teodor Cleve dan Nils Abraham Langlet yang menemukan gas helium keluar dari bijih uranium kleveit. Pada tahun 1903, kandungan helium yang besar banyak ditemukan di ladang-ladang gas alam di Amerika Serikat, yang sampai sekarang merupakan penyedia gas helium terbesar.
Data unsur
- Lambang
- He
- Nomor atom (Z)
- 2
- Nama Inggris
- Helium
- Massa atom standar
- 4.002 602(2)
- Kategori
- Gas mulia
- Golongan
- 18
- Periode
- 1
- Blok
- Blok s
- Wujud (25 °C)
- Gas
- Konfigurasi elektron
- 1s2
- Kulit elektron
- 2
- Bilangan oksidasi umum
- 0
- Energi ionisasi pertama
- 24,587 eV
- Jari-jari atom
- 140 pm
- Titik leleh
- 0,95 K (-272,2 °C)
- Titik didih
- 4,22 K (-268,9 °C)
- Massa jenis
- 0 g/cm³
- Tahun penemuan
- 1868
- Isotop stabil
- 2
- Kelimpahan di kerak bumi
- 8×10^-3 milligrams per kilogram
- Kelimpahan di lautan
- 7×10^-6 milligrams per liter
Isotop helium
8 nuklida diketahui: ³He, ⁴He, ⁵He, ⁶He, ⁷He, ⁸He, ⁹He, ¹⁰He.
Molekul dan senyawa yang mengandung helium
- Helium (He)