Unsur nomor 83 · Logam pascatransisi

Bismut (Bi)

Bismut (Bismuth) adalah unsur kimia dengan lambang Bi dan nomor atom 83: logam pascatransisi blok p pada periode 6 golongan 15 tabel periodik.

Tentang bismut

Bismut atau timah wurung adalah sebuah unsur kimia dengan lambang Bi dan nomor atom 83. Bismut adalah sebuah logam pascatransisi dan salah satu pniktogen, dengan sifat kimianya menyerupai saudara golongan 15-nya yang lebih ringan, arsen dan antimon. Bismut elemental terjadi secara alami, dan bentuk sulfida dan oksidanya merupakan bijih komersial yang penting. Unsur bebasnya memiliki kepadatan 86% dari timbal. Ia adalah logam rapuh dengan warna putih keperakan saat baru diproduksi. Oksidasi permukaan umumnya memberikan sampel bismut cor berwarna agak kemerahan. Oksidasi lebih lanjut di bawah panas dapat memberikan bismut tampilan warna-warni yang jelas karena interferensi film tipis. Bismut adalah unsur yang paling diamagnetik dan salah satu logam yang paling tidak konduktif secara termal.

Bismut telah lama dianggap sebagai unsur dengan massa atom tertinggi yang intinya tidak meluruh secara spontan. Namun, pada tahun 2003 ditemukan bahwa ia bersifat radioaktif lemah. Satu-satunya isotop primordial bismut, bismut-209, mengalami peluruhan alfa dengan kecepatan sedemikian rupa sehingga waktu paruhnya lebih dari perkiraan usia alam semesta.

Logam bismut sudah dikenal sejak zaman kuno. Sebelum metode analitik modern, kesamaan metalurgi bismut dengan timbal dan timah sering membuatnya tertukar dengan kedua logam tersebut. Etimologi "bismut" tidaklah pasti. Nama tersebut mungkin berasal dari terjemahan Latin Baru pertengahan abad ke-16 dari kata Jerman weiße Masse atau Wismuth, yang berarti 'massa putih', yang diterjemahkan sebagai bisemutum atau bisemutium.

Data unsur

Lambang
Bi
Nomor atom (Z)
83
Nama Inggris
Bismuth
Massa atom standar
208.980 40(1)
Kategori
Logam pascatransisi
Golongan
15
Periode
6
Blok
Blok p
Wujud (25 °C)
Padat
Konfigurasi elektron
[Xe]6s2 4f14 5d10 6p3
Kulit elektron
2, 8, 18, 32, 18, 5
Bilangan oksidasi umum
+5, +3
Keelektronegatifan (Pauling)
2,02
Energi ionisasi pertama
7,289 eV
Afinitas elektron
0,946 eV
Jari-jari atom
207 pm
Titik leleh
544,55 K (271,4 °C)
Titik didih
1.837 K (1.563,9 °C)
Massa jenis
9,807 g/cm³
Tahun penemuan
1753
Isotop stabil
0
Kelimpahan di kerak bumi
8.5×10^-3 milligrams per kilogram
Kelimpahan di lautan
2×10^-5 milligrams per liter

Isotop bismut

Isotop alami: ²⁰⁹Bi.

108 nuklida diketahui: ¹⁸⁴Bi, ¹⁸⁴Bi, ¹⁸⁵Bi, ¹⁸⁵Bi, ¹⁸⁵Bi, ¹⁸⁶Bi, ¹⁸⁶Bi, ¹⁸⁷Bi, ¹⁸⁷Bi, ¹⁸⁷Bi, ¹⁸⁸Bi, ¹⁸⁸Bi, ¹⁸⁸Bi, ¹⁸⁹Bi, ¹⁸⁹Bi, ¹⁸⁹Bi, ¹⁹⁰Bi, ¹⁹⁰Bi, ¹⁹⁰Bi, ¹⁹⁰Bi, ¹⁹¹Bi, ¹⁹¹Bi, ¹⁹¹Bi, ¹⁹¹Bi, ¹⁹²Bi, ¹⁹²Bi, ¹⁹³Bi, ¹⁹³Bi, ¹⁹³Bi, ¹⁹³Bi, ¹⁹³Bi, ¹⁹⁴Bi, ¹⁹⁴Bi, ¹⁹⁴Bi, ¹⁹⁵Bi, ¹⁹⁵Bi, ¹⁹⁵Bi, ¹⁹⁵Bi, ¹⁹⁶Bi, ¹⁹⁶Bi, ¹⁹⁶Bi, ¹⁹⁷Bi, ¹⁹⁷Bi, ¹⁹⁷Bi, ¹⁹⁷Bi, ¹⁹⁷Bi, ¹⁹⁸Bi, ¹⁹⁸Bi, ¹⁹⁸Bi, ¹⁹⁹Bi, ¹⁹⁹Bi, ¹⁹⁹Bi, ¹⁹⁹Bi, ²⁰⁰Bi, ²⁰⁰Bi, ²⁰⁰Bi, ²⁰¹Bi, ²⁰¹Bi, ²⁰¹Bi, ²⁰¹Bi, ²⁰¹Bi, ²⁰²Bi, ²⁰²Bi, ²⁰²Bi, ²⁰³Bi, ²⁰³Bi, ²⁰³Bi, ²⁰⁴Bi, ²⁰⁴Bi, ²⁰⁴Bi, ²⁰⁵Bi, ²⁰⁵Bi, ²⁰⁵Bi, ²⁰⁵Bi, ²⁰⁶Bi, ²⁰⁶Bi, ²⁰⁶Bi, ²⁰⁶Bi, ²⁰⁶Bi, ²⁰⁷Bi, ²⁰⁷Bi, ²⁰⁸Bi, ²⁰⁸Bi, ²⁰⁹Bi, ²¹⁰Bi, ²¹⁰Bi, ²¹¹Bi, ²¹¹Bi, ²¹²Bi, ²¹²Bi, ²¹²Bi, ²¹³Bi, ²¹³Bi, ²¹⁴Bi, ²¹⁴Bi, ²¹⁵Bi, ²¹⁵Bi, ²¹⁶Bi, ²¹⁶Bi, ²¹⁷Bi, ²¹⁷Bi, ²¹⁸Bi, ²¹⁹Bi, ²²⁰Bi, ²²¹Bi, ²²²Bi, ²²³Bi, ²²⁴Bi.

Bagan nuklida bismut

Material

Pewter (timah putih)

Pelajari lebih lanjut

Sistem periodik unsur Atom dan strukturnya

Unsur tetangga

← 82 Timbal 84 Polonium → · Tabel periodik