Unsur nomor 23 · Logam transisi

Vanadium (V)

Vanadium (Vanadium) adalah unsur kimia dengan lambang V dan nomor atom 23: logam transisi blok d pada periode 4 golongan 5 tabel periodik.

Tentang vanadium

Vanadium adalah sebuah unsur kimia dengan lambang V dan nomor atom 23. Ia adalah sebuah logam transisi yang keras, berwarna abu-abu keperakan, dan dapat ditempa. Vanadium elemental jarang ditemukan di alam, tetapi setelah diisolasi secara artifisial, pembentukan lapisan oksida (pasivasi) lumayan dapat menstabilkan logam bebas ini terhadap oksidasi lebih lanjut.

Pada tahun 1801, ilmuwan Spanyol-Meksiko Andrés M. del Río menemukan senyawa vanadium dengan menganalisis mineral pengandung timbal baru yang disebutnya "timbal cokelat". Meskipun awalnya dia menganggap bahwa kualitasnya disebabkan oleh adanya sebuah unsur baru, dia kemudian diyakinkan secara keliru oleh ahli kimia Prancis Hippolyte V. Collet-Descotils bahwa unsur tersebut hanyalah kromium. Kemudian pada tahun 1830, Nils G. Sefström menghasilkan beberapa klorida vanadium, sehingga membuktikan adanya sebuah unsur baru, dan menamainya "vanadium" dari dewi kecantikan dan kesuburan Skandinavia, Vanadís (Freyja). Nama itu didasarkan pada berbagai macam warna yang ditemukan dalam senyawa vanadium. Mineral timbal Del Rio akhirnya dinamai vanadinit karena kandungan vanadiumnya. Pada tahun 1867, Henry E. Roscoe memperoleh vanadium murni.

Vanadium terjadi secara alami di sekitar 65 deposit bahan bakar fosil dan mineral. Ia diproduksi di Tiongkok dan Rusia dari terak pelebur baja. Negara lain memproduksinya baik dari magnetit secara langsung, debu cerobong dari minyak berat, atau sebagai produk sampingan dari penambangan uranium. Ia digunakan terutama untuk menghasilkan paduan baja khusus seperti baja perkakas berkecepatan tinggi, dan beberapa paduan aluminium. Senyawa vanadium industri yang paling penting, vanadium pentoksida, digunakan sebagai katalis untuk produksi asam sulfat. Baterai redoks vanadium untuk penyimpanan energi dapat menjadi aplikasi penting pada masa depan.

Sejumlah besar ion vanadium ditemukan di beberapa organisme, mungkin sebagai racun. Oksida dan beberapa garam vanadium lainnya memiliki toksisitas sedang. Khususnya di laut, vanadium digunakan oleh beberapa bentuk kehidupan sebagai pusat aktif enzim, seperti vanadium bromoperoksidase dari beberapa alga laut.

Data unsur

Lambang
V
Nomor atom (Z)
23
Nama Inggris
Vanadium
Massa atom standar
50.9415(1)
Kategori
Logam transisi
Golongan
5
Periode
4
Blok
Blok d
Wujud (25 °C)
Padat
Konfigurasi elektron
[Ar]4s2 3d3
Kulit elektron
2, 8, 11, 2
Bilangan oksidasi umum
+5, +4, +3, +2
Keelektronegatifan (Pauling)
1,63
Energi ionisasi pertama
6,746 eV
Afinitas elektron
0,525 eV
Jari-jari atom
179 pm
Titik leleh
2.183 K (1.909,9 °C)
Titik didih
3.680 K (3.406,9 °C)
Massa jenis
6 g/cm³
Tahun penemuan
1801
Isotop stabil
1
Kelimpahan di kerak bumi
1.20×10^2 milligrams per kilogram
Kelimpahan di lautan
2.5×10^-3 milligrams per liter

Isotop vanadium

Isotop alami: ⁵⁰V, ⁵¹V.

29 nuklida diketahui: ³⁹V, ⁴⁰V, ⁴¹V, ⁴²V, ⁴³V, ⁴⁴V, ⁴⁵V, ⁴⁶V, ⁴⁷V, ⁴⁸V, ⁴⁹V, ⁵⁰V, ⁵¹V, ⁵²V, ⁵³V, ⁵⁴V, ⁵⁵V, ⁵⁶V, ⁵⁷V, ⁵⁸V, ⁵⁹V, ⁶⁰V, ⁶¹V, ⁶²V, ⁶³V, ⁶⁴V, ⁶⁵V, ⁶⁶V, ⁶⁷V.

Bagan nuklida vanadium

Pelajari lebih lanjut

Sistem periodik unsur Atom dan strukturnya

Unsur tetangga

← 22 Titanium 24 Kromium → · Tabel periodik