Unsur nomor 90 · Aktinida
Torium (Th)
Torium (Thorium) adalah unsur kimia dengan lambang Th dan nomor atom 90: aktinida blok f pada periode 7 tabel periodik.
Tentang torium
Torium adalah suatu unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki lambang Th dan nomor atom 90. Logam torium berwarna keperakan dan bernoda hitam saat terkena udara, membentuk torium dioksida; logam ini cukup keras, mudah dibentuk, dan memiliki titik lebur yang tinggi. Torium adalah aktinida elektropositif yang sifat kimianya didominasi oleh keadaan oksidasi +4; unsur ini cukup reaktif dan bisa menyala di udara saat terbagi halus.
Semua isotop torium yang diketahui tidak stabil. Isotop yang paling stabil, 232Th, memiliki waktu paruh 14,05 miliar tahun, atau sekitar umur alam semesta; isotop ini meluruh sangat lambat melalui proses peluruhan alfa dan memulai rantai peluruhan yang dinamai "deret torium" yang berakhir pada 208Pb yang stabil. Di Bumi, torium, bismut dan uranium adalah tiga unsur radioaktif yang masih ada secara alami dalam jumlah banyak sebagai unsur primordial. Diperkirakan torium tiga kali lebih berlimpah daripada uranium di kerak bumi. Logam torium terutama dimurnikan dari pasir monasit sebagai produk sampingan dari ekstraksi logam tanah jarang,
Torium ditemukan pada tahun 1828 oleh ahli mineral amatir Norwegia Morten Thrane Esmark dan diidentifikasi oleh ahli kimia Swedia Jöns Jacob Berzelius, yang menamainya dari Thor, dewa petir Nordik. Kegunaan pertamanya dikembangkan pada akhir abad ke-19. Radioaktivitas torium diketahui secara luas semasa awal dekade abad ke-20. Pada paruh kedua abad ini, torium telah digantikan penggunaannya dalam berbagai situasi karena muncul kekhawatiran mengenai sifat radioaktifnya.
Torium masih digunakan sebagai unsur paduan dalam elektrode pengelasan TIG, tetapi secara perlahan digantikan dengan bahan lainnya. Ia juga digunakan sebagai bahan dalam instrumen optik dan ilmiah canggih, dan sebagai sumber cahaya pada perangkat lampu gas, tetapi penggunaannya sudah semakin jarang. Torium telah diusulkan digunakan sebagai pengganti uranium untuk bahan bakar reaktor nuklir dan beberapa reaktor torium telah dibangun.
Data unsur
- Lambang
- Th
- Nomor atom (Z)
- 90
- Nama Inggris
- Thorium
- Massa atom standar
- 232.0377(4)
- Kategori
- Aktinida
- Golongan
- Lantanida/aktinida
- Periode
- 7
- Blok
- Blok f
- Wujud (25 °C)
- Padat
- Konfigurasi elektron
- [Rn]7s2 6d2
- Kulit elektron
- 2, 8, 18, 32, 18, 10, 2
- Bilangan oksidasi umum
- +4
- Keelektronegatifan (Pauling)
- 1,3
- Energi ionisasi pertama
- 6,08 eV
- Jari-jari atom
- 237 pm
- Titik leleh
- 2.023 K (1.749,9 °C)
- Titik didih
- 5.061 K (4.787,9 °C)
- Massa jenis
- 11,72 g/cm³
- Tahun penemuan
- 1828
- Isotop stabil
- 0
- Kelimpahan di kerak bumi
- 9.6 milligrams per kilogram
- Kelimpahan di lautan
- 1×10^-6 milligrams per liter
Isotop torium
43 nuklida diketahui: ²⁰⁸Th, ²⁰⁹Th, ²⁰⁹Th, ²¹⁰Th, ²¹¹Th, ²¹²Th, ²¹³Th, ²¹³Th, ²¹⁴Th, ²¹⁴Th, ²¹⁵Th, ²¹⁵Th, ²¹⁶Th, ²¹⁶Th, ²¹⁶Th, ²¹⁶Th, ²¹⁷Th, ²¹⁷Th, ²¹⁷Th, ²¹⁸Th, ²¹⁹Th, ²²⁰Th, ²²¹Th, ²²²Th, ²²³Th, ²²⁴Th, ²²⁵Th, ²²⁶Th, ²²⁷Th, ²²⁸Th, ²²⁹Th, ²²⁹Th, ²³⁰Th, ²³¹Th, ²³²Th, ²³³Th, ²³³Th, ²³⁴Th, ²³⁵Th, ²³⁶Th, ²³⁷Th, ²³⁸Th, ²³⁹Th.